Posts

MENJUMPAI TUHAN BERSAMA NUR MUHAMMAD

By Kang Kolis Ajaran Nur Muhammad di Nusantara dikembangkan oleh para sufi, terutama Hamzah Fansuri dan Syamsuddin al-Sumantrani. Menurut sang sufi nusantara ini, Nur Muhammad bukan semata-mata dipandang sebagai teori penciptaan dari tiada, tetapi ia lebih dipandang sebagai ”kepala rohaniah” hirarki pemerintahan nabi dan wali, yang mengepalai para nabi dan wali. Dialah yang mewahyukan Allah, yang meneruskan segala pengetahuan Allah kepada setiap orang yang memiliki pengetahuan itu (artinya tiada orang yang tahu akan Allah, jikalau tidak diberi pengetahuan oleh Nur Muhammad ini). Ia sama dengan roh kudus dan sama dengan daya aktif Allah dipakai untuk menciptakan. Maka Nur Muhammad juga disebut ”perantara antara Allah dan para makhluk-Nya”. Hamzah mengatakan, bahwa tempat Nur Muhammad ada di antara yang ”Yang mengenal” dan ”yang dikenal”. Ini berarti bahawa Nur Muhammadlah yang menyebabkan Allah mengenal diri-Nya dan mengetahui akan rahsia-rahsia diri-Nya, yaitu bahawa ”segala makhluk” t...

ISLAM REVOLUSIONER-LIBERATIF

(Telaah atas Metode Berpikir Ali Syari'ati) This article will explore Ali Shari'ati's approach to revolutionary Islam. The discussion on his thoughts is important because of his decisive role as ideologue behind Iran revolution in 1970s. Educated in traditional millieu before his study in Sorbonne, his thoughts rooted deeply in textual sources. But, in his view, the normative approach to Islam will make moslems be "imprisoned by the text", so he projected a revolutionary understanding of Islam in the sense that he sought to reconcile or synthesize the normative approaches with the western ones, such as sociological and anthropological studies. Therefore, the textual sources—according to him—must be understood figuratively for the shake of a revolution and sociological criticism must be implemented to adjust or to correct some mistakes of religious establishments in historical Islam. A. Pendahuluan Sejarah perkembangan pemikiran (history of thought) Islam, baik p...

IBNU QAYYIM AL-JAWZIYAH TENTANG RIBA

KONSEP IBNU QAYYIM AL-JAWZIYAH TENTANG RIBA (Telaah atas Kitab I’lam al-Muwaqi’in ‘an Rabb al-‘Alamin) Abstrak Studi ini berusaha mengungkapkan konsep Ibnu Qayyim al-Jawziyah tentang riba. Penelitian ini perlu dilakukan karena terdapat perbedaan yang prinsip antara konsep riba Ibnu Qayyim al-Jawziyah dengan konsep riba menurut para ulama sebelumnya. Berdasarkan hasil studi ditemukan bahwa menurut Ibnu al-Qayyim riba ada dua bentuk, pertama jali dan kedua khafi. Keduanya merupakan istilah yang orisinil dari Ibnu al-Qayyim, tidak ditemukan riwayat lain yang menggunakan kedua istilah tersebut selain oleh Ibnu al-Qayyim. Ungkapan jali menunjukkan sangat populernya jenis riba ini baik di kalangan orang Yahudi maupun orang Islam saat itu. Selain itu, secara kuantitatif riba jenis ini lebih jelas keuntungan (bunga)-nya dan secara kualitatif juga lebih jelas kebobrokan dan kebusukannya. Sedangkan istilah khafi menunjukkan kurang populernya jenis riba ini jika dibandingkan dengan riba jali, di ...

ALQURAN DAN SAINS

ALQURAN DAN SAINS (STUDI TENTANG TITIK TEMU ALQURAN DENGAN SAINS) Abstrak Alquran merupakan kitab suci yang sempurna dan petunjuk bagi kaum muslimin dan umat manusia. Kandungan isinya bukan hanya mencakup aspek akhirat tapi juga aspek dunia bahkan Alquran juga berbicara tentang isyarat ilmiah ilmu pengetahuan (sains) modern. Banyak ayat Alquran yang menyuruh pada penggunaan nalar untuk pengembangan ilmu pengetahuan (sains). Penemuan sains kontemporer yang sudah teruji dan diakui kebenarannya menurut komunitas ilmuan adalah ternyata mempunyai titik temu dengan isyarat ilmiah yang terdapat dalam Alquran, sehingga Alquran adalah benar sebagai wahyu. Kata kunci: Isyarat, nalar, teruji, titik temu. A. Pendahuluan Allah telah menurunkan Alquran untuk semua manusia sebagai petunjuk. Oleh karena itu, memikirkan setiap ayat Alquran dan menjalani hidup sesuai Alquran dengan mengambil pelajaran dan peringatan dari setiap ayatnya adalah satu cara untuk mendapatkan keridhaan, kasih sayang dan surga...