Posts

Spiritualitas Warok Ponorogo

Tradisi Masyarakat Ponorogo memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan masyarakat lain di Jawa. Literatur Jawa mengenal istilah Warok Ponorogo, namun Icon Warok itu sendiri sampai sekarang masih belum bisa didefinisikan secara tegas. Beberapa dugaan misalnya, kata warok disinonimkan dengan kata weruk (Jawa) yang berarti besar sekali, nampak berbeda dengan pengertian wara’ dalam literatur sufi yang berarti menjauhkan diri dari segala sesuatu yang di dalamnya mengandung syubhat. Kenyataannya, Warok bukan hanya seorang yang berperawakan besar dan gagah perkasa, tapi ia figur ksatria yang berbudi pekerti luhur, memegang norma sosial secara ketat, dan memiliki kelas yang tinggi di kalangan masyarakat Ponorogo. Kehidupan Warok tidak dapat dipisahkan dari kesenian reyog, sebab ia pimpinannya. Ia sangat tinggi kedudukannya, berwibawa, dan dapat mempengaruhi konco reyog baik segi tingkah laku sosial maupun spiritualnya. Pendahuluan Dewasa ini umat manusia di seluruh dunia sedan...

Keberagamaan Masyarakat Islam di Kalimantan Selatan

Disarikan dari hasil penelitian Asmaran AS dkk. Refleksi Skripsi Mahasiswa S1 Fak. Ushuluddin IAIN Antasari Tahun 1995—1999 Tulisan ini akan menjawab pertanyaan, bagaimana gambaran keberagamaan masyarakat Islam di Kalimantan Selatan; dan faktor-faktor historisitas apa saja yang mempengaruhinya. Untuk menjawabnya dilakukanlah penelitian dengan menggali dan menelaah skripsi mahasiswa S1 Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari tahun 1995—1999 dengan pendekatan fenomenologis. Hasilnya menunjukkan adanya pelbagai kepercayaan, upacara dan tradisi yang pada masing-masing terintegrasi unsur-unsur ajaran Islam dan warisan budaya lokal masa lalu. Secara historis, kenyataan ini terjadi karena proses islamisasi di daerah ini bersifat damai, akomodatif dan taklid kepada pemimpin, bukan karena paksaan dan hsil telaah kritis. Pendahuluan Islam adalah agama yang diwahyukan Allah kepada umat manusia melalui utusan-Nya, Nabi Muhammad Saw. Ini berarti bahwa ajaran Islam itu adalah wahyu dari Allah Swt. D...

Cintaku...

Kekasih... Kulihat Tuhan di parasmu Kupuja dan kusanjung keindahanmu Kudekati kamu dengan aku Kutemukan cinta di hatimu Kurengkuh pribadimu dengan rindu Cinta... Jangan kau pergi meninggalkan dirimu Tetaplah bersamamu bersamaku Padu dalam satu La ilaha illallah La makbuda illallah La ilaha illallah La maujuda illallah La ilaha illallah Muhammadurrasulullah

Memahami Sunnah Doa Berbuka Puasa

Ketika menjelang berbuka puasa nabi biasa mengucapkan doa “allahumma laka sumtu wa bika amantu wa ala rizqika aftartu birahmatika ya arhamarrahimin”, dan ketika telah mula berbuka beliau pun bersyukur dengan mengucapkan “zahabazzoma’u wabtallatil uruqu watsabatal ajru insyaallah”. Kebiasaan Nabi ini disebut sunnah Nabi, sedangkan ucapan Nabi dalam bahasa Arab, sebagaimana kutipan itu adalah hadis Nabi. Sunnah kadang berbeda dengan hadis. Hadis adalah ucapan, sedangkan sunnah adalah kebiasaan. Boleh jadi ucapan yang telah dibiasakan oleh Nabi disebut sebagai sunnah, namun tidak otomatis semua teks hadis itu boleh dikatagorikan sebagai sunnah, karena sunnah adalah ”maqasid al-syariah” yang ada di sebalik ucapan dan atau perbuatan Nabi. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Kaifa Nata’amal ma’a as-Sunnah an-Nabawiyyah mengatakan bahwa agar dapat memahami sunnah, kita harus bisa membedakan di antara ”wasilah” yang dapat berubah dengan ”tujuan yang tetap”, juga antara lafaz dan ruh dari suatu hadi...

Perkembangan Tarekat Sammaniyyah di Kalimantan Selatan

Salah satu tarekat yang masih eksis sampai sekarang, tetapi kurang populer di Dunia Islam adalah tarekat Sammaniyyah. Tarekat ini dihadirkan oleh Syekh Muhammad ibn Abd al-Karīm al-Sammān al-Madanī sekitar 253 tahun yang silam di kota Madinah. Tarekat tersebut kemudian dibawa masuk ke Indonesia oleh murid-muridnya yang berasal dari tanah Jawi (Indonesia). Namun, sejak dasa warsa terakhir ini perkembangannya di Kalimantan Selatan cukup pesat, jauh melebihi perkembangan tarekat-tarekat lain. Hal itu disebabkan oleh beberapa fakor. Pertama, orang yang mengikuti dan mengamalkan tarekat tersebut dijanjikan akan memperoleh keberuntungan yang luar biasa di dunia dan di akhirat. Kedua, pelaksanan tarekat Sammaniyyah di Kalimantan Selatan relatif lebih sederhana dan mudah daripada pelaksanaan tarekat Sammaniyah versi lain Ketiga, tokoh yang pertama kali menghadirkan tarekat tersebut diyakini sebagai wali quthub yang memiliki keramat yang luar biasa dan tidak dimiliki oleh wali-wali lain serta ...