Posts

Mari Menuju Cahaya Ilahi

Ketika Tuhan akan menyimpan sebuah rahasia untuk manusia, para Malaikat mengusulkan untuk menyimpannya di puncak gunung, di dasar laut, atau di manapun yang sulit dijangkau. Namun Tuhan berkata tidak. Akhirnya ditentukan, bahwa tempat yang rahasia paling rahasia adalah di: Hati. Di sekeping daging merah inilah manusia menyimpan rahasia ruang dan waktu sepenggal hidupnya. Manusia bisa tersenyum di saat hatinya luka. Menangis di saat hati sedang berbunga. Orang yang berkelana diberi kata hati-hati. Orang yang tidak pernah mau mendengar diberi nama manusia yang berhati batu. Manusia yang degil adalah manusia yang tak punya hati. Sedang yang paling beruntung adalah manusia yang mempunyai kebersihan hati dan kebeningan ini terpancar hingga ke aura wajah yang meneduhkan, di mana manusia lain merasa damai kala di dekatnya, di mana orang-orang ingat Tuhan dengan melihat wajahnya. Pernahkah pada sebuah keheningan malam, kita mencoba menyelam ke dasar hati, menyelam sedalam-dalamnya?...

Tasawuf Sunni Imam Algazali*

Corak tasawuf al-Gazali lebih menekankan pada aspek pendidikan moralitas bagi para pencari kebenaran. A. Pendahuluan Agama yang cocok untuk dunia modern adalah keberagamaan kaum sufi. Demikian statement yang diungkapkan oleh Arnold di dalam bukunya The Corrupted Science, Challenging the Myths of Modern Science. Menurutnya, keberagamaan kaum sufi dinilai sangat humanis, inklusif, dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip antropis dan hukum alam. Secara sepintas, pernyataan tersebut sangat menarik dan impressive, karena selama ini pemahaman yang berkembang di kalangan umat Islam secara umum dan kaum pembaharu khususnya, bahwa kaum sufi adalah penyebab dari kemunduran umat Islam. Kemudian muncul berbagai macam pertanyaan, benarkah pernyataan tersebut? Apa bukti-bukti yang mendukungnya? Bagaimana hal itu bisa terjadi? Terlepas dari pergumulan di antara pertanyaan-pertanyaan tersebut, yang jelas dan perlu disikapi bahwa ada gejala dan fenomena baru yaitu posisi kaum sufi di dunia...

Tasawuf dan Modernitas

Teori-teori yang dikembangkan oleh kaum sufi, pada dasarnya berisi nilai-nilai etis--yang kini sangat dibutuhkan oleh manusia modern. Oleh karena itu, dalam konteks modernitas, nilai-nilai yang terkandung dalam tasawuf jelas sangat relevan. Apalagi manusia modern, kini sudah kehilangan “spiritualitasnya”. Ketika istilah tasawuf dihadapkan dengan modernitas pada era modern ini, benturan yang paling nyata adalah penilaian bahwa tasawuf dan masyarakat modern adalah dua sifat yang berbeda atau bahkan bertolak belakang. Ajaran tasawuf sering dianggap “berseberangan” dengan nilai-nilai hidup masyarakat modern. Kemasan tasawuf dianggap sebagai aspek ajaran Islam yang mewariskan etika kehidupan yang sederhana, zuhud, menjauhi dunia, pasrah dan kerendahan hati, cinta sejati tanpa pamrih, dan lain sebagainya hanya cocok untuk diaplikasikan pada kehidupan tradisional. Ia tidak dapat diterapkan di dunia modern sebab dunia modern lebih banyak dimuati dunia glamor, pemujaan materi, persaingan ke...

Kembali kepada Fitrah

Image
Ruh manusia berasal dari Zat yang Maha Suci, ruh adalah suci tetapi dia menjadi kotor karena manusia banyak melakukan angkara dan dosa. Seluruh ajaran Islam dimaksudkan untuk mengembalikan dan menjaga kesucian ruh manusia: yakni, menampilkan kembali sifat kemanusiaan mereka. Kalimat syahadat mensucikan akidah manusia, membersihkan mereka dari kemusyrikan, menafikan segala pengabdian kepada selain Allah. Shalat mensucikan jiwa dengan selalu mengingat Allah, "tegakkan shalat untuk mengingat-Ku", firman Allah. Shaum mensucikan ruhani kita dengan mengendalikan hawa nafsu dan menundukkannya pada perintah Allah. Zakat mensucikan harta kita dengan memberikan sebagian kelebihan harta kita buat membantu sesama manusia. Haji mensucikan kehidupan manusia dengan mengarahkan seluruh perjalanan hidupnya menuju Allah Swt agar bergerak berputar di sekitar Rumah Allah. Segala puji bagi Allah SWT Dzat yang telah menunjuki kita dengan iman. Kita bersaksi bahwa tiada Rabb yang patut disemb...

Cahaya di Sebalik Rahasia Hati

Pernahkah pada sebuah keheningan malam, kita mencoba menyelam ke dasar hati, menyelam sedalam-dalamnya? Apakah kita menemukan sesuatu yang mirip dengan duri atau menemukan ada sebuah penjara di sana? caturcatriks.blogspot.com mengatakan tentang rahasia hati: Ketika Tuhan akan menyimpan sebuah rahasia untuk manusia, para Malaikat mengusulkan untuk menyimpannya di puncak gunung, di dasar laut, atau di manapun yang sulit dijangkau. Namun Tuhan berkata tidak. Akhirnya ditentukan, bahwa tempat yang rahasia paling rahasia adalah di: Hati. Di sekeping daging merah inilah manusia menyimpan rahasia ruang dan waktu sepenggal hidupnya. Manusia bisa tersenyum di saat hatinya luka. Menangis di saat hati sedang berbunga. Orang yang berkelana diberi kata hati-hati. Orang yang tidak pernah mau mendengar diberi nama manusia yang berhati batu. Manusia yang degil adalah manusia yang tak punya hati. Sedang yang paling beruntung adalah manusia yang mempunyai kebersihan hati dan kebeningan ini...

Spiritualitas Warok Ponorogo

Tradisi Masyarakat Ponorogo memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan masyarakat lain di Jawa. Literatur Jawa mengenal istilah Warok Ponorogo, namun Icon Warok itu sendiri sampai sekarang masih belum bisa didefinisikan secara tegas. Beberapa dugaan misalnya, kata warok disinonimkan dengan kata weruk (Jawa) yang berarti besar sekali, nampak berbeda dengan pengertian wara’ dalam literatur sufi yang berarti menjauhkan diri dari segala sesuatu yang di dalamnya mengandung syubhat. Kenyataannya, Warok bukan hanya seorang yang berperawakan besar dan gagah perkasa, tapi ia figur ksatria yang berbudi pekerti luhur, memegang norma sosial secara ketat, dan memiliki kelas yang tinggi di kalangan masyarakat Ponorogo. Kehidupan Warok tidak dapat dipisahkan dari kesenian reyog, sebab ia pimpinannya. Ia sangat tinggi kedudukannya, berwibawa, dan dapat mempengaruhi konco reyog baik segi tingkah laku sosial maupun spiritualnya. Pendahuluan Dewasa ini umat manusia di seluruh dunia sedan...

Keberagamaan Masyarakat Islam di Kalimantan Selatan

Disarikan dari hasil penelitian Asmaran AS dkk. Refleksi Skripsi Mahasiswa S1 Fak. Ushuluddin IAIN Antasari Tahun 1995—1999 Tulisan ini akan menjawab pertanyaan, bagaimana gambaran keberagamaan masyarakat Islam di Kalimantan Selatan; dan faktor-faktor historisitas apa saja yang mempengaruhinya. Untuk menjawabnya dilakukanlah penelitian dengan menggali dan menelaah skripsi mahasiswa S1 Fakultas Ushuluddin IAIN Antasari tahun 1995—1999 dengan pendekatan fenomenologis. Hasilnya menunjukkan adanya pelbagai kepercayaan, upacara dan tradisi yang pada masing-masing terintegrasi unsur-unsur ajaran Islam dan warisan budaya lokal masa lalu. Secara historis, kenyataan ini terjadi karena proses islamisasi di daerah ini bersifat damai, akomodatif dan taklid kepada pemimpin, bukan karena paksaan dan hsil telaah kritis. Pendahuluan Islam adalah agama yang diwahyukan Allah kepada umat manusia melalui utusan-Nya, Nabi Muhammad Saw. Ini berarti bahwa ajaran Islam itu adalah wahyu dari Allah Swt. D...