Posts

Tahlil

Anda yang mencari kebenaran akan menemui kebenaran apabila Anda menyingkirkan dari benak Anda terlebih dahulu segala macam ide, teori, dan data yang tidak benar, persis seperti yang dilakukan oleh pengucap kalimat tahlil. Kalau ini tidak Andalakukan, maka hati dan pikiran Anda tetap akan diselubungi oleh kerancuan dan kesalahan. “ Yang paling utama kuucapkan dan diucapkan oleh nabi-nabi sebelum aku adalah la ilaha illallah ” (HR. Ahmad) ” Zikir yang paling utama adalah La Ilaha Illa Allah ” (HR. At-Tirmidzi melalui Jabir bin Abdillah) لا اله الا الله La Ilaha Illa Allah “T idak ada Tuhan kecuali Allah ” Kalimat di atas adalah kesaksian yang dimulai dengan pengingkaran, la ilaha (tidak ada Tuhan), kemudian disusul dengan penetapan, illa Allah (kecuali Allah). Anda yang mencari kebenaran akan menemui kebenaran apabila Anda menyingkirkan dari benak Anda terlebih dahulu segala macam ide, teori, dan data yang tidak benar, persis seperti yang dilakukan oleh pengucap kalimat ini. Kalau ini...

Doa, Hizb, Wird, dan Ratib

Doa dapat memberi dampak sangat besar dalam mewuujudkan harapan. Dr. Alexis Carrel (1873-1941 M.) ahli bedah Prancis peraih hadiah Nobel di bidang kedokteran, menulis dalam bukunya Doa, tentang pengalaman-pengalamannya dalam mengobati pasien. Katanya, ”banyak di antara mereka yang memperoleh kesembuhan dengan jalan berdoa”. Menurutnya, doa adlah gejala keagamaan yang paling agung bagi manusia, karena pada saat itu jiwa manusia terbang menuju Tuhannya. Kahidupan ini, suka atau tidak, rela atau menolak, pasti mengandungi penderitaan, kesedihan, dan kegagalan, di samping kegembiraan, prestasi dan keberhasilan. Memang, boleh jadi banyak kepedihan yang dapat dicegah melalui usaha sungguh-sungguh serta ketabahan dalam menanggulanginya. Walau demikian, beberapa kejadian tidak dapat dicegah atau diahpus dengan upaya apa pun, kecuali dengan bantuan Allah semata. Nah, di sinilah manusia mengandalkan doa, dan di sanalah dia akan merasa betapa doa sangat bermanfaat baginya. Kalaupun apa yang dimoh...

Lagu Agnes "Allah Peduli" Dicekal di Malaysia

Namun masalahnya adalah apakah kata “Allah” hanyalah milik umat Islam saja? Apakah umat lain tidak boleh menyebut Tuhan yang juga mereka sembah dengan kata “Allah”? Apakah pandangan semacam ini ada presedennya dalam sejarah Islam? Kenapa pendapat seperti itu muncul? Tahun yang lalu, pemerintah Malaysia melarang penerbitan Kristen memakai kata “Allah”, sebab menurutnya kata itu adalah khusus milik umat Islam. Selain umat Islam dilarang menggunakan kata “Allah” sebagai sebutan untuk Tuhan mereka. Alasannya, pemakaian kata Allah oleh pihak non-Muslim dikhawatirkan bisa membingungkan dan “menipu” umat Islam. Akibat dari kebijaksanaan ini, salah satu lagu Ages Monica, Allah Peduli, dilarang beredar di Malaysia oleh Majelis Agama Islam Selangor (MAIS) Malaysia. Bahkan Pengurus Majlis Agama Islam Selangor (MAIS), Mohamad Adzib Mohd Isa, mengatakan, larangan itu dikenakan kepada siapa pun yang menyanyikan lagu itu di negara bagian Selangor, demikian media massa Malaysia, Sabtu (14/3). MAIS ber...

Shallu ala Muhammad Sayyidil Awwalin wal Akhirin

Wahai Allah, tempatkan cahaya di dalam hatiku dan cahaya di dalam jiwaku, cahaya pada lidahku, cahaya di mataku dan cahaya di telingaku tempatkan cahaya di sebelah kananku cahaya di sebelah kiriku cahaya di belakangku dan cahaya di hadapanku cahaya di atasku dan cahaya di bawahku tempatkan cahaya di syaraf syarafku dan cahaya di dalam dagingku cahaya dalam darahku cahaya dalam rambutku dan cahaya dalam kulitku! berikan kepadaku cahaya, perbanyaklah cahayaku, ciptakan cahaya bagiku! Allahumma sholli wa sallim ala Muhammad sayyidil awwalina wa al-akhirin Bagi Tuhanku segala puji Tiada bilangan mampu mencukupinya Atas penghormatan yang dilimpahkan-Nya bagi kita dengan lahirnya al-Musthafa Muhammad Yaa Rasulullah, selamat datang Sungguh kami beruntung dengan kehadiranmu Semoga Engkau berkenan memberi nikmat karunia-Mu, Mengantarkan kami ke tujuan idaman Tunjukilah kami jalan yang ia tempuh Agar dengannya kami bahagia dan memperoleh kebaikan yang melimpah Tuhanku, demi mulia kedudukannya di...

Cahaya Ilahi

Image
Terjemahan Bahasa Indonesia: Allah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahayaNya, adalah seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada sebuah pelita besar. Pelita itu di dalam kaca, kaca itu seakan-akan bintang seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur dan tidak pula disebelah barat, yang minyaknya hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya. Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala suatu. Terjemahan Bahasa Malaysia : Allah yang menerangi langit dan bumi. Bandingan nur hidayah petunjuk Allah adalah sebagai sebuah "misykaat" yang berisi sebuah lampu; lampu itu dalam geluk kaca, geluk kaca itu pula laksana bintang yang bersinar cemerlang; lampu itu dinyalakan dengan minyak dari pokok yang banyak manfaatnya, pokok zaitun yang bukan sahaja d...

Sedikit tentang Wahdatul Adyan

Konsep wahdatul adyan sebenarnya tidak baru karena sudah dikenal dalam tradisi sufistik masa lalu, namun konsep ini menarik untuk ditilik dan ditela’ah kembali. Wahdatul adyan (kesatuan agama), demikian konsep tersebut dinamai, mengajarkan bahwa pada hakikatnya semua agama bertujuan sama dan mengabdi kepada Tuhan yang sama pula. Perbedaan yang ada hanyalah pada aspek lahiriah yakni penampilan-penampilan dan tata cara dalam melakukan ibadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam konsep ini tidak ada lagi superioritas dan inferioritas agama karena berasal dari satu sumber yakni Tuhan. Agama adalah serangkaian kesadaran manusia tentang eksistensi sesuatu yang telah menjadi pedoman hidup yang bersumber dari Tuhan. Dan agama yang adalah kesadaran itu sendiri berupa kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi dan larangan-larangan yang harus dihindari, sehingga apa yang menjadi pilihan benar-benar merupakan kesadaran atas kehendaknya sendiri bukan atas dasar keterpaksaan. Inilah agama, tidak ...

Mengenal Diri: Ta'alluq, Takhalluq, dan Tahaqquq

Image
Mengenal diri adalah cara sufi dalam mengenal Tuhannya. Di dalam tradisi kaum sufi terdapat postulat yang berbunyi: Man 'arafa nafsahu faqad 'arafa rabbahu --Siapa yang telah mengenal dirinya maka ia telah mengenal Tuhannya. Jadi, pengenalan diri adalah pintu yang harus dimasuki dalam rangka berkenalan dengan Ketuhanan. Mengapa perlu mengenal diri manusia? Karena pada dasarnya manusia adalah puncak ciptaan Tuhan dengan tingkat kesempurnaan dan keunikan-Nya yang prima dibanding makhluk lainnya (QS. 95:4). Namun, Allah juga memperingatkan bahwa kualitas kemanusiaannya, masih setengah jadi, sehingga harus berjuang untuk menyempurnakan dirinya (QS. 91:7-10). Proses penyempurnaan ini amat dimungkinkan karena pada naturnya manusia itu fithri, hanif dan berakal. Lebih dari itu, Allah juga mengutus guru sejati, Muhammad Rasulullah pembawa kitab suci sebagai petunjuk (QS. 4:174). Persoalannya adalah, bagaimana cara mengenali jati diri dan hakikat kemanusiaan kita? Sedangkan potret ten...